Tingkatkan Kualitas SDM Pemandu, TNKS dan APGI mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung

Sungai Penuh, hari Senin tanggal 14 Oktober 2019, bertempat di Aula Pemerintah Kabupaten Kerinci, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) bekerjasama dengan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pemandu Wisata Gunung. Kegiatan ini mendapat dukungan pendanaan dari dan Hibah Luar Negeri (HLN) proyek “Forest Programme II (REDD +)”. Dalam laporannya, Rahman Mukhlis, selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat APGI, menjelaskan bahwa program ini dapat terlaksana atas kerjasama BBTNKS dengan APGI. Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini merupakan bagian dari program pendidikan non formal untuk para pemandu gunung di Indonesia. Dalam kurun waktu 3 tahun sejak didirikan pada tahun 2016, APGI telah melakukan berbagai langkah agar profesi pemandu gunung Indonesia menjadi profesional, beberapa langkah tersebut telah berhasil dilakukan melalui program pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) kepada 1.004 pemandu gunung yang telah tersebar pada 22 Provinsi di Indonesia. Untuk kegiatan kali ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai wilayah di kawasan TNKS. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari, tanggal 14-19 Oktober 2019 yang terdiri dari rangkaian materi kelas selama 2 hari, aplikasi lapangan 2 hari , bimbingan teknis 1 hari dan uji kompetensi 1 hari. Untuk materi kelas diadakan di Aula Kabupaten Kerinci dan aplikasi lapangan di rute trekking Danau Gunung Tujuh.

Sementara itu, pihak Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan, Bapak Adrinaldi Adnan dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab BBTNKS dalam menyiapkan SDM pemandu dan meningkatkan kualitas layanan wisata di kawasan TNKS. Seperti diketahui bahwa BBTNKS sudah memiliki SOP bahwa untuk wisata pendakian gunung harus didampingi pemandu yang kompeten, oleh karena itu ketersediaan SDM Pemandu yang kompeten menjadi hal yang sangat penting. Pada tahun lalu,  kawasan TNKS sudah memiliki 50 orang pemandu yang sudah tersertifikasi dan tahun ini kita fasilitasi lagi sebanyak 30 orang, semoga dengan pelatihan dan sertifikasi ini BBTNKS semakin siap melayani kebutuhan wisata yang aman dan nyaman.

Program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pemandu Gunung ini dibuka secara resmi oleh Sekda Kabupaten Kerinci, Bapak Ir. Gusdinul Gazam, dengan memberikan penyematan atribut pelatihan kepada salah satu peserta. Dalam sambutannya, beliau mengatakan sangat mendukung program ini, karena sangat bermanfaat sebagai bekal dasar kepada para pemandu gunung agar kompeten dan profesional, hal ini sejalan dengan program Kabupaten Kerinci yang menjadikan sektor pariwisata menjadi sektor prioritas dengan Gunung Kerinci sebagai destinasi utamanya. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sampai selesai dan dapat dinyatakan lulus kompetensi sebagai pemandu gunung profesional.

author